Rokan Hilir – Dialog Kerukunan Umat Beragama kabupaten Rokan hilir ini merupakan ruang untuk mensinergikan kekuatan semua elemen masyarakat dalam upaya memelihara dan mewariskan kualitas keberagaman yang lebih baik.30 Desember 2025

Hadir dalam acara tersebut kejaksaan Rokan hilir, kesbangpol indra Gunawan, kementrian agama dan seluruh suku agama yang ada di Rokan hilir.
Dalam kegiatan ini selaku pemateri dari kejaksaan, kesbangpol, kementrian agama

Dalam sambutan asisten mewakili bupati rokan hilir sangat mendukung program yang di ada kan oleh persatuan umat Beragama(FKUB) pemerintah rohil mengajak umat beragama bersergi untk menciptakan kerukunan beragama dalam menyongsong rohil yg bertuah dan bermarwah
Dialog kerukunan umat beragama dengan Ormas Keagamaan adalah forum penting untuk memperkuat toleransi, moderasi beragama, dan sinergi antar elemen masyarakat melalui diskusi, tukar pengalaman, serta membangun kesepahaman tentang pentingnya menjaga persatuan nasional dengan berpegang pada nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika,

demi mencegah potensi konflik dan menciptakan harmoni sosial.
Tujuan Dialok
Memperkuat Moderasi Beragama: Memahami ajaran agama secara moderat dan tidak ekstrem, serta membedakan antara ajaran agama dan budaya lokal.
Meningkatkan Toleransi: Menumbuhkan sikap saling menghargai, tenggang rasa, dan tidak memaksakan keyakinan pada orang lain.
Sinergi Pemerintah dan Ormas: Menjalin kerja sama antara Kementerian Agama (Kemenag), pemerintah daerah, dan ormas keagamaan untuk program kerukunan.
Deteksi Dini Konflik: Mengidentifikasi dan mencegah potensi konflik keagamaan sejak dini melalui peran aktif tokoh agama dan ormas.

Lanjut ketua FKUB ”Hal ini disampaikan ketua forum kerukunan umat Beragama (FKUB) Firdaus S. Ag
“Kegiatan ini memberikan ruang untuk saling berbagi pengetahuan, meningkatkan hubungan komuniakasi, social masyarakat, serta menumbuhkan semangat jiwa toleransi ,” ujar firdaus.
Menurut perbedaan bukan lah penghalang untuk membangun kehidupan yang harmonis dan toleransi. Dalam situasi ini, peran tokoh agama sangat penting, sehingga dapat memberikan stimulasi yang baik bagi masyarakat untuk menjaga kerukunan.

“Sebagai Pengurus Ormas Islam/Lembaga Keagamaan, diharapkan dalam berdakwah menyampaikan terkait kebaikan atau manfaat ukhuwah islamiyyah dan informasi tentang kebijakan pemerintah khususnya di bidang Agama dan Keagamaan,” tuturnya
“sehingga diharapkan dapat meminimalisir gejolak konflik antar umat Islam,”tutupnya (Diarto)


