Bagansiapiapi-Dinas perindustrian perdagangan dan pasar mengelar pelatihan pengembangan membatik Ecoprit yang diadakan di salah satu hotel yang berada dibagansiapiapi, Rabu 7 Juni 2026

Kegiatan ini di awali. Dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya dan lagu hemne Rokan Hilir dan di lnjut dengan do’a
Pelatihan membatik Ecoprint yang diikuti 18 kecamatan yang ada di kabupaten Rokan Hilir kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari berturut turut disalah satu hotel yng ada di Rokan Hilir .

Dalam sambutan kabid disprindgsar Hendri Tuturnya “.Ekonomi kreatif yang ada dikabupaten Rokan hilir yang kami lihat rata -rata ratusan pengusaha Rokan Hilir adalah banyak berbentuk berupa makanan, jadi bapk bupati Rokan Hilir menyaran memintak kepada kami harus ada aikon yang baru .
Ketika ada pengunjung dari luar ke kabupaten Rokan Hilir maka mereka melihat bukan hanya melihat bingkisan saja baik itu dari segi makanan maupun segi yang lain .

dan kita tau sekarang ini yang jadi pepuler di Rokan Hilir yaitu berupa kacang pukul itu yang kita tau dan masih banyak makanan yang lain ciri kas Rokan Hilir. tetapi hanya saja kemasan nya yang kurang.
Dan untuk mengembang kan penemuan yang baru kami dari dinas Prindangsar kbupten Rokan Hilir menggelar pelatihan Ecoprint yang merupakan teknik membatik menggunakan bahan alami tumbuhan, bisa daun dan bunga serta medianya melalui kain. Hal tersebut yang menjadikan teknik ecoprint saat ini banyak dilirik dan dikembangkan oleh para desiner fashion, ” ujar kabid Prindag
Kabid Prindag Hendri juga menyampaikan pelatihan ini kita persiapkan dalam satu wadah, Hal ini bertujuan untuk mempercepat melakukan koordinasi dan komunikasi, serta dalam peningkatan kualitas produk desain khususnya ecoprint di Rokan Hilir . Kami tidak ingin latihan desain Ecoprit hanya sampai awal tidak ada kelanjutan program tapi harus berkelanjutan.
Dan untuk kita ketahui kemaren dalam acara pameran kedatangan ibuk wapres di pekan baru disprindag mengadakan pameran di balai slindet alhamdulillah yang mereka lirik itu ecoprint Batik dan kemaren ibuk kapolda bersama ibuk rimba sudah memesan seratus yunit batik Ecoprint.
Dan kami berharap kepda peserta yang telah memiliki pengalaman di bidangnya, namun dalam pelatihan ini kita berharap dapat lebih meningkatkan keahlian dan skill-nya,” ujarnya.(Diarto)


