Rokan hilir-Dalam upaya menanamkan budaya antikorupsi sejak usia dini, Inspektorat Kabupaten Rokan Hilir menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Penanaman Nilai-Nilai Integritas Sejak Dini untuk Membentuk Generasi Cerdas, Jujur, dan Berkarakter Mulia” di Kecamatan Pekaitan.

Kegiatan yang ditaja oleh Kepala Inspektorat Kabupaten Rokan Hilir, H. Sarman Syahroni, ST., M.IP., CCGAE, ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir H. M. Nurhidayat, SH., MH, penyuluh antikorupsi, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Pekaitan yang mewakili Pemerintah Kecamatan Pekaitan, Kepala SMP Negeri 1 Pekaitan, Kepala SD Negeri 007 Pekaitan, para guru, serta peserta sosialisasi.
Kutipan rilis dari media jumalindependet
Dalam sambutannya,Kepala Inspektorat Kabupaten Rokan Hilir, H. Sarman Syahroni, ST., M.IP., CCGAE, mengatakan bahwa sosialisasi ini merupakan komitmen Inspektorat dalam membangun budaya integritas sejak dini melalui dunia pendidikan. Menurutnya, pencegahan korupsi harus dimulai dari pembentukan karakter generasi muda agar nilai kejujuran dan tanggung jawab menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Penanaman nilai-nilai integritas sejak dini merupakan langkah strategis untuk membentuk generasi yang cerdas, jujur, bertanggung jawab, disiplin, dan berkarakter mulia. Dunia pendidikan memiliki peran penting dalam menanamkan budaya antikorupsi sebagai bekal bagi anak-anak kita di masa depan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai wadah pembentukan karakter peserta didik. Oleh karena itu, seluruh tenaga pendidik diharapkan mampu menjadi teladan dalam menerapkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, serta transparansi di lingkungan sekolah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir, H. M. Nurhidayat, SH., MH, menegaskan bahwa pendidikan karakter merupakan fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas. Menurutnya, nilai-nilai integritas harus ditanamkan sejak usia dini agar menjadi bagian dari kepribadian peserta didik
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa integritas adalah pondasi utama dalam membangun bangsa. Dengan membiasakan perilaku jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan beretika sejak di bangku sekolah, diharapkan lahir generasi yang memiliki karakter kuat dan mampu menolak segala bentuk praktik korupsi,” ungkapnya.
Dalam sesi materi, penyuluh antikorupsi memberikan edukasi mengenai pentingnya membiasakan perilaku jujur di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat sebagai benteng utama dalam mencegah praktik korupsi di masa mendatang.
Sekretaris Kecamatan Pekaitan yang mewakili pemerintah kecamatan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai sinergi antara Inspektorat Kabupaten Rokan Hilir, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pemerintah kecamatan, serta pihak sekolah menjadi langkah nyata dalam memperkuat pendidikan karakter bagi generasi muda.
Melalui sosialisasi yang ditaja Inspektorat Kabupaten Rokan Hilir ini, diharapkan seluruh peserta mampu mengimplementasikan nilai-nilai integritas dalam kehidupan sehari-hari dan menularkannya kepada peserta didik di lingkungan sekolah, sehingga terwujud generasi Rokan Hilir yang cerdas, jujur, berintegritas, dan berkarakter mulia.


