BAGANSIAPIAPI — Lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Rokan Hilir memicu kecemasan di tengah masyarakat.
Warga mendesak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rokan Hilir untuk segera mengambil langkah konkret dan tanggap darurat guna mencegah penyebaran nyamuk Aedes aegypti yang kian meluas.27 September 2026
Masyarakat menilai respons cepat dari pihak terkait sangat dibutuhkan sebelum jatuh korban lebih banyak. Selain pengobatan bagi warga yang sudah terjangkit, tindakan pencegahan di lapangan seperti pembagian bubuk abate, fogging (pengasapan) yang merata, hingga sosialisasi masif perlu segera diintensifkan.
”Penyebaran DBD ini sangat cepat, terutama di musim yang tidak tentu seperti sekarang. Kami sangat berharap Dinas Kesehatan Rokan Hilir tidak menunggu kasus makin menumpuk. Harus ada penanganan cepat dan peninjauan langsung ke pemukiman warga,” ujar salah seorang perwakilan warga.
Masyarakat mengimbau agar Dinkes Rokan Hilir dapat segera:
Melakukan Pengasapan (Fogging) Fokus: Menjangkau wilayah-wilayah yang sudah ditemukan kasus positif DBD.
Penyaluran Bubuk Abate: Mengdistribusikan bubuk abate secara menyeluruh ke rumah-rumah warga untuk membasmi jentik nyamuk di penampungan air.
Mengoptimalkan Puskesmas: Memastikan seluruh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) siap siaga mengantisipasi pasien dengan gejala demam tinggi.
Gerakan 3M Plus: Mengajak dan mendampingi warga dalam aksi Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang tempat penampungan air.
Langkah cepat dan kolaborasi nyata antara Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melalui Dinas Kesehatan dengan seluruh lapisan masyarakat sangat dinantikan demi memastikan keselamatan dan k Uesehatan warga Rohil.


