Rokan Hilir – Seniman dan sastrawan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mendatangi Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Rohil untuk audiensi dengan Ketua LAMR Rohil.

Kedatangan seniman yang ada di Rohil diterima langsung oleh Datuk Seri Jufrizan selaku Ketua Umum DPH LAM RIAU ROHIL.
Maksud dan tujuan seniman-seniman yang mendatangi LAMR Rohil tersebut terkait video berdurasi 4 menit 48 detik berisi perbincangan Maulidan Rahman dan Andreas Mazlan masih beredar di media sosial seperti Facebook.

Video yang sudah diunduh itu, juga beredar di mana-mana. Sangat meresahkan karena konten atau isi video tersebut melecehkan budaya Melayu dan Riau.
“Kami mendapat info melalui Facebook Ketua LAM Riau Datuk Seri Taufik Ikram Jamil bahwa Andreas Mazlan sudah datang ke LAM Riau menyampaikan permohonan maaf sehari setelah Saudari Kunni, Bambang Kariyawan dkk seniman lainnya mengadukan persoalan tersebut kepada LAM Riau,” kata Muhammad Khudri.
Khudri menyebutkan, Andreas Mazlan bukan hanya melukai hati Saudari Kunni dkk sehingga datang ke LAM Riau untuk mengadu, tapi juga melukai hati masyarakat Rokan Hilir, masyarakat Riau dan Melayu lainnya.
“Untuk itu, dengan kesadaran penuh tanpa tekanan dan hasutan siapapun, sadar sebagai anak Melayu Riau dan Islam, kami mohon kiranya LAMR Rohil segera melakukan tindakan atas kegaduhan yang ditimbulkan akibat video tersebut,” kata Ade Panglimo Sejagat pula.
Inilah tuntutan yang disampaikan para seniman kepada LAMR Rohil:
1. LAM Rohil mendesak Andreas Mazlan untuk meminta maaf kepada netizen/masyarakat luas melalui video dan disebar secara luas termasuk media sosial atau Facebook.
Andreas juga harus menghapus semua postingan yang menimbulkan kegaduhan akibat persoalan ini
2. Kami menegaskan, selagi Andreas Mazlan belum menyampaikan permohonan maaf kepada netizen dan menghapus semua postingan di Facebook atau media sosial lainnya, kami anggap persoalan ini belum selesai
3. Kami mohon LAM Rohil segera melakukan tindakan lanjutan 2×24 jam sejak surat ini kami layangkan.
Sementara itu, Ketua Umum DPH LAMR Rohil Datuk Seri Jufrizan, S.Pi, menyambut baik kedatangan anak kemenakan tersebut.
“”Dalam waktu dekat saya akan menjumpai langsung Ketua MKA LAM Provinsi Riau di Pekanbaru sekalian membawa surat pernyataan sikap dari anak kemenakan, seniman-seniman Rohil agar bisa ditindaklanjuti hingga dapat terselesaikan dengan baik sesuai dengan harapan masyarakat Riau dan masyarakat Melayu lainnya”
Turut Hadir yang mendatangi kantor LAMR Rohil
Muhammad Khudri
Delsi Hendria selaku pendamping LAMR
Ade Panglimo Sejagat
Meliza Dewi
Annisa Humairah
- • Jaringan Teater Riau
Koorda.Rokan Hilir
• Komunitas Seni dan
Budaya Rumah
Panggung Sakinah
(RUPAS)
• Sanggar Boom Bagan
Teater (BOBATE)
• Komunitas Seni dan
Budaya Rumah Tua
• Sanggar Sri Kemuning
• Sanggar Susun Sirih
• Sanggar Tuah Rupawi
• Komunitas Seni dan
Budaya Anak Sungai


