Bagansiapiapi-Jembatan Pedamaran memiliki peran vital dalam menghubungkan antarwilayah, khususnya bagi masyarakat di sekitar Sungai Suak Temenggung. Selain memperlancar mobilitas lokal, jalur ini memiliki potensi besar sebagai jalan alternatif utama menuju Kilo Nol ( Caltex lama).

Saat awak media Mewawan cara H. Azhar Selalu ketua ikatan pendiri kabupaten Rokan Hilir tuturnya ‘;Dengan berfungsinya jalur alternatif ini secara optimal, waktu tempuh perjalanan keluar dari Bagansiapiapi maupun akses menuju Jalan Lintas Sumatera diperkirakan dapat dipangkas secara signifikan:
Penghematan Waktu Tempuh:
Perjalanan dari Bagansiapiapi menuju Bagan Batu (atau sebaliknya) melalui jalur alternatif ini diperkirakan hanya memakan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam, jauh lebih singkat dibandingkan rute konvensional yang biasanya menghabiskan waktu lebih dari 3 jam.

warga dan pengguna jalan mencatat masih adanya beberapa poin evaluasi infrastruktur di lapangan:
Kondisi Permukaan Jembatan,Masih terdapat titik-titik berlubang di sepanjang lantai jembatan yang membutuhkan perbaikan dan penambalan segera demi keselamatan berkendaraan.
- Kondisi Jalan Akses jalan penghubung menuju Jalan Lintas Sumatera masih memerlukan perbaikan serius agar arus lalu lintas kendaraan dapat berjalan lancar dan aman.
menjadi titik balik percepatan pembangunan infrastruktur.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir bersama Pemerintah Provinsi Riau dapat berkolaborasi untuk memprioritaskan perbaikan jalan akses serta pemeliharaan berkala Jembatan Pedamaran.

Dengan perbaikan infrastruktur yang menyeluruh, efisiensi waktu perjalanan masyarakat dapat terwujud, yang pada akhirnya akan menggerakkan roda perekonomian daerah.(Diarto)


