Bagansiapiapi – Calon nomor urut 5, Al Hazanul Husna, berhasil meraih suara terbanyak dalam Pemilihan Penghulu (Pilpanis) serentak tahap 1 di Kepenghuluan Bagan Jawa, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir yang digelar hari ini, Selasa, 27 Oktober 2026.
Berdasarkan data hitung sementara di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS), Al Hazanul Husna memimpin perolehan dengan mengantongi 1.543 suara. Posisi kedua ditempati oleh calon nomor urut 2, Mafrizal, yang memperoleh 1.424 suara. Selanjutnya, calon nomor urut 3, Irwanto, meraih 649 suara, disusul calon nomor urut 4, Eko Wahyudi, dengan 131 suara, dan calon nomor urut 1, Harsono, yang memeroleh 127 suara.
Merespons hasil tersebut, Al Hazanul Husna menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh lapisan masyarakat, keluarga, serta tim pemenangan yang telah berjuang bersama dalam pesta demokrasi tingkat desa ini.
“Alhamdulillah. Saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dan mensukseskan pemilihan Penghulu Bagan Jawa pada hari ini. Terima kasih juga kepada seluruh pihak yang memberi dukungan kepada saya, terutama keluarga, teman-teman, dan relawan yang benar-benar bekerja sebaik mungkin untuk memenangkan nomor urut 5. Semoga kemenangan hari ini mendapat ridho Allah SWT,” ujar Al Hazanul Husna.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga kedamaian dan menegakkan sportivitas pasca-pemungutan suara selesai dilaksanakan. Menurutnya, kontestasi politik telah berakhir dan kini saatnya seluruh elemen masyarakat bersatu kembali.
“Kepada masyarakat, saya mengajak untuk tetap menjaga silaturahmi dan kekompakan. Siapapun yang terpilih jadi penghulu, kita tetap bersaudara semua. Ini adalah hitungan sementara di tingkat TPS, namun kita masih menunggu hitungan resmi di tingkat Kepenghuluan. Saya berharap kita tetap menjaga kekompakan dan kondusifitas, khususnya di Kepenghuluan Bagan Jawa ini,” tambahnya.
Proses rekapitulasi resmi kini sedang berjalan dari tingkat TPS menuju tingkat Kepenghuluan untuk menetapkan hasil akhir perolehan suara secara sah. Warga diimbau untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab dan tetap menjaga keamanan lingkungan.


