Bagansiapiapi – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A).menyelenggarakan Sambutan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Ke-42 dengan penuh meriah. 20 Oktober 2026

Dengan mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesedaran awam mengenai kepentingan pemenuhan hak-hak anak serta perlindungan mereka daripada sebarang bentuk keganasan dan pengabaian.
Turut dihadiri anggota DPRD, kajari rokan Hilir, Ketua Baznas rokan Hilir, dan seluruh OPD yang hadir

Saat awak media mewawancarai sekda rohil H. Sarman syahroni tuturnya,tingkat kabugaran terakhir kita terkena premis yang akan kita jadikan kabupaten kita ini Kabupaten Rokan Hilir kabupaten Layak anak
Mudah-mudahan di proses nanti validasi datanya, insyaallah kita akan memperjuangkan kabupaten ini termasuk Kabupaten Layak anak . Tentunya, kerja keras ini harus bersama-sama.Semua stakeholder, yang di arahkan kemarin dari Pak Bupati, Pak Wakil, bupati.

Dan juga kami teruskan kepada periode-periode terkait, bagaimana kita bisa memperjuangkan provinsi ini menjadi Kabupaten Layak anak . Mudah-mudahan ini juga di praktik di lapangan juga seperti itu.
Dan Kita bagaimana sayang pada anak-anak kita, sebagai generasi muda kita, khususnya di negeri Rokan Hilir

Harapannya kepada anak-anak kita ini, di samping dia punya ilmu pengetahuan, ilmu akademiknya, tentunya etika, moral, dan attitude anak-anak kita perlu dijaga. Karena apalah kita punya ilmu tinggi, punya prestasi tinggi, tapi attitude, etika, dan moral anak-anak kita itu tidak mengimbanginya.
Makanya mungkin etika moral ini perlu juga diberikan kepada anak-anak kita, sehingga generasi muda kita ini bisa profesional religius, profesional terhadap kemampuan akademiknya, religius terhadap dirinya sendiri di dalam menjaga moralnya.

Lanjut Cici Sulastri, SKM., M.Si, ditempat yang sama menyampaikan ke awak media “menekankan bahawa anak-anak merupakan aset bangsa yang paling berharga dan penentu masa depan negara.
Melalui tema ini, masyarakat diimbau untuk bersama-sama mewujudkan persekitaran yang selamat, mesra anak, dan mendukung perkembangan potensi mereka secara optimal.

Beberapa agenda utama yang dilaksanakan dalam majlis peringatan ini antaranya meliputi:
Kempen Kasih Sayang dan Perlindungan Anak: Mengajak ibu bapa serta pihak sekolah untuk mengutamakan pendidikan berasaskan kasih sayang dan perlindungan.

Aktiviti Kreativiti Anak: Pelbagai aktiviti dan pertandingan disediakan bagi mengasah bakat serta kreativiti kanak-kanak tempatan.
Penguatan Peran Masyarakat: Menggalakkan penglibatan aktif komuniti dalam memantau dan melindungi keselamatan anak-anak di persekitaran masing-masing.
Hari Anak Nasional Ke-42 ini, diharapkan seluruh lapisan masyarakat, institusi kerajaan, serta keluarga dapat terus bersinergi dalam membina masa depan generasi muda yang lebih cerah dan berdaya saing. (Diarto)


