ROKAN HILIR – Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Rokan Hilir menggelar aksi pembagian masker secara serentak di wilayah kerja 20 Puskesmas se-Kabupaten Rokan Hilir pada Kamis (8/10/2026).

Aksi ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan partisipasi aktif Dinas Kesehatan dalam menjaga kesehatan masyarakat di tengah kondisi udara yang kurang kondusif.
Dalam pembagian masker nampak hadir plt kesehatan Maria Susanti, kadis BPBD, H. Syafnurizal S. E,Kanit satlantas Azuar dan beserta staf BPBD dan Dinas Kesehatan .

Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggap terhadap kondisi cuaca dan kualitas udara yang dinilai kurang sehat.
Saat awak media kobka times. Com mewawancarai PLT Kadis Dinas Kesehatan Maria Susanti tuturnya” Alhamdulillah pada pagi hari ini kami Dari Dinas Kesehatan Bekerja sama dengan Dinas BPBD melaksanakan kegiatan Pembagian Masker kepada Masyarakat rokan hilir ,untuk selalu waspada, menjaga kesehatan, serta konsisten menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

PLT Kadis Dinas Kesehatan juga memberikan imbauan khusus kepada para siswa yang sedang menjalani pembelajaran secara daring/online agar tetap berada di dalam rumah dan tidak berkeliaran di luar.
Dan kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk mengurangi dan menghindari aktivitas di luar rumah jika tidak terlalu penting. Namun, apabila terpaksa harus keluar rumah, masyarakat disarankan untuk selalu menggunakan masker.

Mengenai ketersediaan masker, pihak Dinas Kesehatan menyampaikan bahwa pembagian masker dilakukan sesuai dengan ketersediaan stok yang ada, hasil koordinasi dan pengajuan ke pemerintah provinsi.
Selama stok masih tersedia, pembagian masker akan terus disalurkan secara berkala kepada masyarakat.

Terkait maraknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Malaria di beberapa wilayah,PLT kadis Dinas Kesehatan menegaskan bahwa berbagai tindakan penanganan telah dan terus berjalan. Penanganan yang dilakukan meliputi:
Penyelidikan Epidemiologi (PE): Pengawasan dan pemeriksaan langsung ke rumah warga/pasien.
Pengasapan (Fogging): Pelaksanaan fogging di area yang teridentifikasi terdapat kasus.
Gotong Royong Lingkungan: Kolaborasi dengan pihak kecamatan dan desa untuk menggerakkan kerja bakti membersihkan lingkungan.
Dinas Kesehatan menekankan bahwa fogging saja tidak cukup jika kebersihan lingkungan tidak dijaga. Masyarakat diharapkan dapat aktif bergotong royong membersihkan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk di sekitar lingkungan tempat tinggal masing-masing. Tutup PLT Matia Susanti.


