SINABOI – Dengan anggaran terbatas hanya Rp373 juta per tahun, Pemerintah Kepenghuluan Sungai Bakau, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir, dituntut cermat menyusun pembangunan tahun 2027.
Hal itu mengemuka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang digelar di Kantor Penghulu Sungai Bakau, Senin (3/11/2026) pagi. Musrenbang dibuka langsung oleh Penghulu Sungai Bakau, Supianto.
“Anggaran kita terbatas, sekitar Rp373 juta. Jadi kita harus pilih mana yang paling prioritas dan langsung dirasakan warga,” tegas Supianto.
Supianto menegaskan, fokus pembangunan 2027 akan diarahkan ke infrastruktur yang paling dibutuhkan masyarakat, terutama akses jalan yang dilalui warga setiap hari.
Senada, Camat Sinaboi Andri Munawar, http://S.STP., http://M.Si., menekankan pentingnya ketepatan sasaran anggaran. Ia meminta agar setiap rupiah anggaran benar-benar memberikan manfaat nyata, bukan sekadar pemerataan di atas kertas.
Musrenbang ini juga membahas Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan Rencana Pendapatan Belanja Kepenghuluan tahun 2027.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua dan anggota BPKep Sungai Bakau, para Kepala Dusun, Ketua RW/RT, tokoh masyarakat, Pendamping Desa Bambang Irwanto, S.T., serta siswa SMK Al-Washliyah Sinaboi.
Melalui Musrenbang ini, Pemerintah Kepenghuluan Sungai Bakau berharap seluruh aspirasi warga tertampung dan pembangunan berjalan transparan dan tepat guna


